Mengenal Macam-Macam Dinding Penahan Tanah - Ruang Sipil

Breaking

Ruang Sipil

Memberikan Informasi Teknik Sipil

About Author

Senin, 16 April 2018

Mengenal Macam-Macam Dinding Penahan Tanah


Longsor merupakan bencana alam yang sering terjadi karena pergerakan masa tanah dan bebatuan, longsor merupakan pergerakan material tanah yang turun dari atas menuju kebawah. Secara umum terjadinya bencana longsor disebabkan oleh gravitasi bumi yang mempengaruhi lereng pada tanah tersebut namun ada faktor lain yang membuat longsor bisa saja terjadi yaitu faktor hujan yang lebat, penggundulan hutan dan gempa bumi.

Untuk mengurangi bahaya longor yang bisa saja terjadi maka pada lereng tanah biasanya dibuatkan dinding penahan tanah yang berfungsi untuk menahan pergerakan tanah ketika hujan tiba, pembuat dinding penahan tanah juga harus dibarengi dengan parit atau selokan untuk membuang air hujan, sehingga air tersebut tidak akan menimbulkan erosi pada tanah.

Penahan Dinding Turap Baja
Turap baja merupakan dinding penahan tanah yang biasanya di temukan pada sekitar aliran sungai untuk menahan tanah agar tidak runtuh kesungai atau longsor, pemasangan turap baja dilakukan pada saat ingin membuat struktur jembatan dan pemancangan tiang sebagai pondasi awal pembangunan jembatan.

Pemasangan tiang pancang memiliki getaran ketika hammer memukul pada tiang dan tanah akan menjadi bergetar maka perlu dipasangkan turap tersebut untuk pemadatan tanah dan memberi daya dukung pada tiang pancang tersebut. 

Penahan Dinding Cor Beton
Penahan tanah ini terbuat dari cor beton yang berfungsi untuk menahan tanah agar tidak turun kebawah, penahan tanah tersebut dilengkapi dengan pipa paralon yang berguna untuk mengalirkan air dari dalam dinding dan karakteristik tanah pada sekitar dinding tetap stabil.

Biasanya pengaplikasinya pada pinggir jalan yang disekelilingnya terdapat gundukan tanah yang bisa saja longsor ketika hujan datang dan membahayakan para pengendara yang lewat serta bisa memutus jalur dari desa menuju kota.
 
Penahan Dinding Bronjong

Selain menggunakan cor, penahan dinding juga bisa menggunakan metode bronjongan untuk bisa menahan dan pergerakan tanah, dengan menggunakan metode bronjongan, Tanah akan dibuat menjadi bertingkat seperti tangga atau terasering kemudian batu kali disusun dan diletakkan kedalam jaring khusus.lalu diikat dengan kuat. Biasanya metode ini dapat di aplikasikan pada penahan tanah di sekiar aliran sungai dan pinggir jalan raya.

Demikian info artikel ini semoga bermanfaat untuk anda. Jangan lupa follow blog kami agar tidak ketinggalan informasi menarik lainnya.


1 komentar: